Pertanyaan yang Sering Diajukan

Temukan jawaban untuk pertanyaan umum tentang emulator Yuzu, dari instalasi hingga pemecahan masalah.

Yuzu adalah emulator Nintendo Switch yang memungkinkan Anda memainkan game Switch di PC dan Android dengan menjalankannya dengan grafis dan performa yang ditingkatkan.

Ya, emulator itu sendiri legal, tetapi Anda harus mendump keys, firmware, dan game Nintendo Switch Anda sendiri — mengunduh ROM bajakan adalah ilegal.

Yuzu sepenuhnya gratis untuk diunduh dan digunakan. Ini adalah emulator open-source yang dikelola oleh komunitas pengembang.

Yuzu berfungsi di Windows, Linux, dan Android (melalui APK). Cukup unduh build untuk sistem Anda dan mulai pengaturan.

Minimum: Intel i5-8600K / Ryzen 5 3600, GTX 1060 / RX 580, 8 GB RAM. Direkomendasikan: i7-12700K / Ryzen 7 5800X, RTX 3060 / RX 6700 XT, 16 GB+ RAM.

Yuzu adalah open-source dan didistribusikan di bawah lisensi GPL, yang berarti gratis untuk digunakan dan dimodifikasi.

Ya — selama Anda mengunduh Yuzu Emulator dari situs resmi atau mirror terpercaya, ini sepenuhnya aman.

Anda harus mendump keys dan firmware dari konsol Switch Anda sendiri menggunakan alat homebrew. Mereka tidak dapat diunduh secara legal dari internet.

Gunakan alat seperti NXDumpTool atau TegraExplorer pada Switch yang dapat di-hack untuk mem-backup cartridge atau game digital Anda sendiri, kemudian transfer ke PC Anda.

Di Yuzu, klik kanan game → Install to NAND → pilih file update atau DLC yang Anda dump. Emulator akan menangani instalasi secara otomatis.

Klik kanan game di Yuzu → Remove Update/DLC. Ini akan mengembalikan game ke versi dasar.

Buka Emulation → Open Save Data Location di Yuzu dan salin file save yang Anda dump ke dalam folder untuk setiap game.

Buka Emulation → Configure → Controls untuk mengatur controller Xbox, PlayStation, Switch Pro, atau bahkan adapter GameCube.

Coba gunakan Vulkan API, nonaktifkan VSync, turunkan skala resolusi, atau aktifkan asynchronous shader building. Mod performa juga membantu dengan game berat.

Untuk sebagian besar sistem: Vulkan API, multicore CPU emulation on, CPU accuracy = Normal, VSync off, ASTC accelerate on, dan disk shader cache enabled.

Ini biasanya terjadi saat menggunakan OpenGL. Ganti ke Vulkan di pengaturan grafis Yuzu untuk membuka opsi scaling.

Periksa bahwa keys dan firmware Anda diinstal dengan benar, perbarui driver GPU, dan ganti graphics API ke Vulkan.

Instal Microsoft Visual C++ 2022, perbarui atau instal ulang driver Vulkan Anda, dan pastikan Yuzu diunduh dari sumber resmi.

Aktifkan asynchronous shader building dan tetap disk shader cache on. Stutter berkurang seiring waktu saat Yuzu membangun cache.

Ya, Yuzu Emulator masih tersedia untuk diunduh, dengan build gratis dan APK yang dikelola oleh komunitas untuk PC dan Android.

Belum semua game sempurna, tetapi ratusan judul sepenuhnya dapat dimainkan, dan daftarnya bertambah dengan setiap pembaruan emulator baru.

Yuzu menerima pembaruan gratis yang sering dari komunitas open-source, meningkatkan kompatibilitas, kecepatan, dan kualitas grafis.

Ya, Yuzu memiliki dukungan multiplayer wireless lokal (LAN) dan online play eksperimental melalui server komunitas.

Ya, emulator mendukung scaling resolusi hingga 4K dan bahkan lebih, tergantung pada GPU Anda.

Ya, ada APK Yuzu Android yang tersedia untuk diunduh, tetapi Anda memerlukan perangkat yang kuat dengan dukungan Vulkan 1.1+.

Ya, Yuzu memungkinkan mod game, patch 60 FPS, cheat, dan texture pack, yang dapat ditambahkan ke direktori mod emulator.

Ini biasanya berarti driver GPU yang hilang atau usang, keys/firmware yang salah, atau graphics API yang salah dipilih.

Ya, Yuzu menggunakan Vulkan dan OpenGL untuk mengakses GPU Anda — Vulkan sangat direkomendasikan untuk performa maksimal.

Cukup gunakan updater bawaan di emulator, atau unduh build gratis terbaru dari situs Yuzu resmi.

Ya, karena ini open source, Anda dapat meng-compile Yuzu Emulator dari kode sumber di Linux, Windows, atau Android.